TP PKK HST Ajak Warga Pandawan Perkuat Peran Keluarga untuk Cegah Stunting
- Oct 07, 2025
- DISKOMINFO HULU SUNGAI TENGAH
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Sosialisasi Penanganan Stunting dan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pandawan, Selasa (7/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Deni Era Samsul Rizal, yang juga secara resmi membuka kegiatan sosialisasi tersebut.
Dalam sambutannya, Deni Era Samsul Rizal menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menekan angka stunting di daerah.
“Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya.
Beliau menyampaikan beberapa poin penting dalam pencegahan stunting, di antaranya:
Pentingnya nutrisi seimbang melalui pemberian makanan bergizi dan ASI eksklusif selama enam bulan pertama.
Penerapan pola asuh yang baik oleh orang tua dalam memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan stimulasi tumbuh kembang anak.
Akses yang mudah terhadap layanan kesehatan seperti imunisasi lengkap dan pemeriksaan rutin di posyandu.
Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bahaya stunting.
Selain isu stunting, Ketua TP PKK juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, yang menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Berdasarkan data, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih menunjukkan tren fluktuatif dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021 tercatat 32 kasus, tahun 2022 sebanyak 40 kasus, tahun 2023 sebanyak 59 kasus, dan pada tahun 2024 sebanyak 46 kasus. Sementara hingga Agustus 2025, sudah tercatat 26 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.