Diskominfosp HST Gelar Rapat Koordinasi Persiapan EPSS 2026

  • Apr 02, 2026
  • DISKOMINFO HULU SUNGAI TENGAH

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) mengadakan rapat koordinasi pelaksanaan persiapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026, Kamis (2/4/2026), di ruang rapat Diskominfosp HST.

Rapat ini melibatkan Tim Penilai Internal (TPI) EPSS serta perwakilan instansi terkait. Turut berhadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Agus Salim, bersama Tim Penilai Internal (TPI) yang berperan dalam proses evaluasi.

Kepala Diskominfosp HST, Darkuni, menyampaikan bahwa EPSS merupakan instrumen penting dalam mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di instansi pemerintah. Melalui proses ini, pemerintah daerah dapat mengetahui sejauh mana kualitas data pengelolaan yang dimiliki serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral sendiri merupakan proses penilaian sistematis melalui verifikasi dan validasi terhadap hasil penilaian mandiri, yang menghasilkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS).

Lebih lanjut, EPSS bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis data. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan pembangunan yang diharapkan dapat lebih tepat sasaran.

Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, nilai IPS Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tahun 2024 berada pada angka 1,99 dengan predikat “Cukup”. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan peningkatan nilai menjadi 2,8 dengan predikat “Baik”.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif dalam menyiapkan dokumen, data pendukung, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mencapai target tersebut.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah optimis, dengan sinergi dan komitmen bersama, kualitas statistik sektoral akan semakin meningkat dan mampu mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan berbasis data.