Diskominfo HST Lanjutkan Pembinaan KIM di Kecamatan Pandawan

  • Jul 04, 2025
  • DISKOMINFO HULU SUNGAI TENGAH

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menggelar pelatihan dan pembinaan bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Setelah sebelumnya dilaksanakan di Aula Kecamatan Labuan Amas Selatan, kegiatan kali ini berlangsung di Aula Kecamatan Pandawan. Kamis (3/7/2025).

Pelatihan diikuti oleh 51 peserta yang berasal dari 21 desa se-Kecamatan Pandawan. Para narasumber dari Diskominfo HST menyampaikan berbagai materi, mulai dari pengenalan umum mengenai KIM, dasar-dasar teknik jurnalistik, hingga teknik pengambilan foto dan video untuk dokumentasi.

Narasumber pertama, Zainal Arifin, memaparkan bahwa KIM merupakan komunitas yang dibentuk oleh, dari, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif. Komunitas ini bertujuan mengelola informasi serta memberdayakan masyarakat guna meningkatkan nilai tambah dan literasi informasi di tingkat lokal.

“Melalui pembentukan KIM, kita berharap dapat meningkatkan literasi informasi masyarakat, memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan informasi, serta menjadi mitra pemerintah dalam diseminasi informasi dan penyerapan aspirasi,” jelasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Aziza Dwilestari, yang mengulas dasar-dasar teknik jurnalistik. Ia menekankan pentingnya penulisan berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik agar informasi yang disampaikan lebih jelas, menarik, dan tepat sasaran.

“Jurnalistik adalah proses mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Proses ini meliputi pengumpulan data, penulisan, penyuntingan, hingga publikasi, dan mencakup aspek-aspek seperti bahasa jurnalistik, kode etik, serta teknik reportase,” ujarnya.

Materi terakhir disampaikan oleh M. Amrullah yang membahas teknik pengambilan foto dan video dokumentasi. Ia menyampaikan bahwa dokumentasi visual sangat penting untuk keperluan arsip, publikasi di media sosial, maupun laporan kegiatan.

“Ada lima poin utama yang harus diperhatikan, yaitu persiapan teknis, teknik pengambilan gambar, komposisi visual, pemilihan momen, serta etika dalam dokumentasi,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi praktik langsung, di mana peserta diajak untuk menulis narasi berita dan membuat konten sederhana menggunakan smartphone. Sesi ini berlangsung dengan antusias dan interaktif.

Diharapkan melalui pelatihan ini, para peserta mampu mengelola media sosial secara lebih aktif, efektif, dan informatif sebagai bagian dari penguatan peran Komunitas Informasi Masyarakat di tingkat desa.